DIBERKATI UNTUK MEMBERKATI
31 Oct 2026
[Yer. 45 & 46] [2Tim. 2:1-26] [Mzm. 106:34-48] [Ams. 11:22-31]
"Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan" (Amsal 11:24)
Secara logika dunia, memberi berarti mengurangi apa yang kita miliki. Dunia mengajarkan bahwa kita harus mengumpulkan sebanyak mungkin untuk menjamin masa depan. Namun, prinsip Kerajaan Sorga mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang memiliki, melainkan tentang menjadi saluran berkat bagi orang lain.
Prinsip ini seolah tidak masuk akal. Bagaimana mungkin memberi membuat kita bertambah? Bagaimana mungkin mengutamakan kebutuhan orang lain juga membawa kebaikan bagi diri sendiri? Inilah cara kerja Kerajaan Sorga yang mengajar kita untuk percaya kepada pemeliharaan Tuhan, bukan hidup dalam ketakutan akan kekurangan. Ketika kita memberi, kita sedang belajar melepaskan kendali dan mempercayakan hidup kepada Tuhan.
Namun, kita perlu memahami bahwa memberi bukanlah cara untuk mendapatkan keuntungan dari Tuhan. Kita tidak memberi supaya Tuhan membalas berkali-kali lipat, seolah-olah kemurahan hati adalah investasi untuk memperoleh berkat yang lebih besar. Jika motivasi kita hanya ingin menerima lebih banyak, sesungguhnya kita masih berpusat pada diri sendiri.
Kita memberi karena telah menerima kasih karunia Tuhan. Kita menolong karena mengasihi, berbagi karena peduli, dan melayani tanpa menuntut balasan. Berkat mungkin datang dalam berbagai bentuk, tetapi tujuan utama memberi bukanlah memperoleh sesuatu, melainkan menyatakan kasih Tuhan melalui hidup kita. (SLS)