preloader
  Back   

JANGAN KAGET, FOKUS SAJA

"Tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.
Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah"" (Kisah Para Rasul 6:10-11)


Jangan kaget, jika kita memilih untuk hidup benar dan bersaksi bagi Kristus, namun dunia tidak selalu menyambutnya dengan tepuk tangan. Sebab dahulu Stefanus juga sudah mengalami hal yang sama.

Jangan kaget, ketika kebenaran disuarakan dan ketika kebenaran itu dilakukan, akan ada pihak-pihak yang nyinyir, menertawakan, atau bahkan menghujat, atau mungkin memberikan respon negatif lainnya yang lebih buruk. Sebab ketika kebenaran dinyatakan, hal itu akan mengusik kenyamanan orang-orang yang hidupnya diluar kebenaran.

Itulah yang juga dialami Stefanus. Karena lawan-lawan Stefanus kalah secara argumen dan kebenaran, mereka beralih ke cara-cara yang kotor, yaitu intimidasi, hasutan dan bahkan menghadirkan saksi-saksi palsu untuk mendukung hasutan mereka.

Namun meskipun diperlakukan seperti itu, Stefanus tetap tenang dalam menghadapi semua fitnah atau hasutan yang ditujukan kepadanya. Dia tidak membalasnya dengan kemarahan atau hasutan balik, bahkan mukanya nampak sama seperti muka malaikat (ay. 15), sebab Roh Tuhan ada dalam diri Stefanus (ay. 10).

Jangan takut menyuarakan dan menghidupi kebenaran. Beri ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin hidup kita. Bagian kita adalah tetap setia berjalan dalam kebenaran sedangkan bagian Tuhan adalah membela dan memperhitungkan setiap tetes air mata serta perjuangan kita ketika kita memutuskan untuk terus hidup dalam kebenaran.

Budayakan Membaca, Merenungkan dan Melakukan Firman Tuhan setiap hari [Yosua 1:8]. (DYTM)

Share